Kamis, 22 November 2018

PERTEMUAN 13 : ROUTING PROTOCOL

Routing Protocol



Router Memilih Jalur Terbaik

  • Router menggunakan protokol routing statis dan dinamis untuk melakukan remote dan membangun tabel routing mereka.
  • Routing menggunakan tabel routing untuk menentukan jalur terbaik untuk mengirim paket.


Router Memilih Jalur Terbaik
Jalur terbaik yang  dipilih oleh routing protokol ialah berdasarkan nilai atau metrik yang digunakan untuk menentukan jarak untuk mencapai jaringan :
  • Metrik adalah nilai yang digunakan untuk mengukur jarak ke jaringan tertentu.
  • Jalur terbaik ke jaringan adalah jalan dengan metrik terendah.

Protokol routing dinamis menggunakan aturan dan metrik merekasendiri untuk membangun dan memperbarui tabel routing:
  • Routing Information Protocol (RIP) – Hop Count.
  • Open Shortext Path First (OSPF) - Berdasarkan bandwidth kumulatif dari sumber ke tujuan.
  • Enhanced Interior Gateway Routing Protocl (EIGRP) - Bandwidth, delay, load dan reliability.

LOAD BALANCING
Ketika router memiliki dua atau lebih jalur ke tujuan dengan metrik yang sama, maka router meneruskan paket menggunakan kedua jalur yang sama:
  • Load balancing dapat meningkatkan kinerja jaringan.
  • Load balancing dapat dikonfigurasi untuk menggunakan kedua protokol routing dinamis dan statis.


ROUTING STATIC
Routing static dan default routing static dapat dilakukan setelah interface yang terkoneksi ditambahkan ke dalam table routing:
  • Routing static dikonfigurasi secara manual.
  • Routing static harus diperbarui secara manual jika topologi berubah.
  • Mengkonfigurasi Routing static ke dalam jaringan tertentu menggunakan perintah ip route network mask {next-hop-ip |exit-intf}.
  • Mengkonfigurasi default routing static menggunakan perintah ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 {exit-Iintf | next-hop-ip}.
DEFAULT ROUTING STATIC


ROUTING STATIC

ROUTING DINAMIS

  • Routing dinamis digunakan oleh router untuk berbagi informasi tentang reachability dan status jaringan jarak jauh.
  • Digunakan untuk memelihara dan memperbaharui tabel routing mereka secara otomatis.


PROTOKOL ROUTING DINAMIS
IPv4

Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv4 termasuk:
  • EIGRP – Enhanced Interior Gateway Routing Protocol.
  • OSPF – Open Shortest Pat First.
  • IS-IS – Intermediate System-to-Intermediate System.
  • RIP - Routing Information Protocol




PROTOKOL ROUTING DINAMIS
IPv6

Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv6 termasuk:
  1. RIPng (RIP generasi berikutnya).
  2. OSPFv3.
  3. EIGRP untuk IPv6.




Rabu, 21 November 2018

PERTEMUAN 12 : PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 2

Langkah - Langkah Pengerjaan

Praktek ini berdasarkan pertemuan 6 - 9
  1. Klik Hiperlink yang berada di bawah masing-masing gambar.
  2. Isi sesuai instruksi di paket tracer dan perhatikan waktu pengerjaannya (60 Menit ).
  3. Jika sudah menyelesaikan tahap-tahap pengerjan sesuai petunjuk aktivity di paket tracer silahkan Klik Check Results untuk melihat apakah yang diisi sudah benar atau tidak (nilai pengerjaan). Dan reset activity untuk melihat cheklis pengerjaan.

Navigating the IOS




Configuring Initial Switch Setting

Configure Initial Router Setting


Connect Router to a LAN


Konfigurasi Cisco

Nama : Alfiah Nur Hudayani
Nim    : 12162594
Kelas  : 12.5A.02
Jaringan Komputer

https://ngonfig.net/cisco-ios.html
https://ngonfig.net/konfigurasi-dasar-cisco.html

Kamis, 11 Oktober 2018

Kolom Komentar dan link site teman

Kolom Komentar 5 alamat side

melmelamel11.blogspot.com 

https://alohai564744411.wordpress.com/2018/10/12/tugas-kelompok-1/comment-page-1/#comment-13


dwiprasetyo2705.blogspot.com


anwarsn98.blogspot.com

eryanfiles.blogspot.com

Tugas - Tugas Perancangan Web

Tugas - tugas yang telah dikerjakan dari awal 


Tugas 1 Mandiri (21 September 2018)
Tugas ini bisa dilihat di link dibawah ini  : https://drive.google.com/file/d/0ByHuJFUzH2wKSk82N1owcFlYNFp1MHVJUjAxOUU3ajIzTENr/view?usp=sharing

Tugas 2 Mandiri (28 September 2018)
Tugas ini terdiri dari Bab 1 tentang (E-Commerce) dan bisa dilihat di link dibawah ini :
https://drive.google.com/open?id=0ByHuJFUzH2wKbU4ybHFzRnRIZWI5dmtaLVVrYWhMRW5mWHVN

Tugas 3 Mandiri (Sebelum tanggal 10 Oktober 2018)
Tugas ini terdiri dari Bab 2 & Bab 3 tentang (E-Commerce) dan bisa dilihat di link dibawah ini :
https://drive.google.com/file/d/0ByHuJFUzH2wKMjMwMXR4Y1VNRF9LOVlUcG1fQ3BuVHpkX1hB/view?usp=sharing

Tugas Kelompok 1
Tugas Kelompok ini bisa dilihat di link dibawah ini :
Tugas Kelompok ini bisa dilihat di link dibawah ini :
https://drive.google.com/file/d/0ByHuJFUzH2wKaExSX0ZCSExCMERBajlMeWdwelcteFp6R1NV/view?usp=sharing

Tugas Kelompok 2 
Tugas Kelompok ini bisa dilihat di link dibawah ini :
https://drive.google.com/file/d/0ByHuJFUzH2wKMENuNmlURkkxSDhvR1VEMkc4TmFlMmFkdC1n/view?usp=sharing


My Profile

Biodata Diri





Nama Lengkap   : Alfiah Nur Hudayani
Nama Panggilan : Alfi
Alamat                : Radio Dalam
Hobby                             :  Olahraga dan Travelling
Agama                 : Islam
Pendidikan          : Mahasiswi Universitas BSI
Warna Favorite   : Merah Marun
Makanan Favorite : Semua cita rasa yang pedas
Minuman Favorite : Jus Apel +  Strawberry




Sabtu, 06 Oktober 2018

PERTEMUAN 3 : PERANGKAT JARINGAN


KOMPONEN JARINGAN KOMPUTER



      Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
         1. Komponen Hardware 
         Adalah perangkat yang secara fisik dapat dilihat dan diraba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat membangun sebuah jaring an komputer. Untuk dapat membangun sebuah jaringan komputer, ada beberapa perangkat keras jaringan komputer yang harus diketahui seperti PC (personal computer), NIC, Kabel Jaringan, Ko nektor, Hub/Switch, dll. Berikut adalah beberapa contoh dari perangkat keras jaringan computer :   

      A. Personal Komputer
          Komputer merupakan perangkat utama dari jaringan komputer, karena komputer merupakan pusat mengatur atau mengelola komunikasi data pada jaringan komputer.


b    B. Network Interface Card (NIC)
          Kartu jaringan atau disebut dengan istilah NIC (Network Interface Card) atau LAN CARD atau Etherned Card. merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer. Kebanyakan kartu jaringan berjenis kartu internal, yaitu kartu jaringan yang dipasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. 
      Fungsi NIC :
  • Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
  • Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel.
  • Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.


     C. Kabel 
          Kabel merupakan media transmisi data pada jaringan komputer, membangun jaringan komputer (baik jaringan sederhana maupun besar) menggunakan berbagai tipe media transmisi. Media transmisi dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori, yaitu terarah (guieded/wireline) atau menggunakan kabel atau tidak terarah (unguided/wireless) atau nirkabel. 
      1. Kabel UTP
         Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair ), secara Fisik terdiri atas empat pasang kawat medium, setiap pasang di pisahkan oleh lapisan pelindung.
    Kabel UTP mempunyai beberapa karakteristik, yaitu: 
        a.  Kecepatan dan keluaran 10 - 100 Mbps 
        b. Biaya rata-rata per node murah. 
        c. Media dan ukuran konektor kecil. 
        d. Panjang Kabel maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter (pendek). 


      Kabel UTP mempunyai banyak keunggulan, selain itu mudah dipasang, ukurannya kecil dan harganya lebih murah dibandingkan media lain. Kekurangan kabel UTP yaitu rentan efek interferensi elektromagnetic yang berasal dari media atau perangkat lainnya. Akan tet api, pada prakteknya pada administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan dapat diandalkan. 
          Kabel UTP terdiri dari delapan Pin Warna (seperti gambar disamping). Dimana terdapat dua tipe kabel yang umum, yaitu kabel straight-through digunakan untuk menghubungkan sebuah hub dgn switch dan kabel cross -over digunakan untuk menghubungkan dua buah komputer secara peer to peet tanpa hub dan switch. 


      2. Kabel Coaxcial
         Kabel koaksial terdiri atas konduktur silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Kabel koaksial dapat di gunakan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh.
      Kabel koaksial memiliki ukuran beragam. Diameter yang besar memilik transmisi panjang dan menolak noise. Nama Lain dari Kabel ini adalah "thicknet". Kabel ini sangat popular untuk LAN karena memiliki bandwith yang lebar, sehingga dap at Anda gunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel). Contoh kabel koaksial dalam kehidupan sehari-hari yaitu: kabel tv, thin10Base5 yang biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan antar gedung.


      Kabel koaksial mempunyai beber apa karakteristik, yaitu : 
       a. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps.
       b. Biaya Rata-rata per node murah. 
       c. Media dan ukuran konektor medium. 
       d. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium).
       Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring.

      3. Kabel Fiber Optick
          Kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pad a instalasi jaringan tingkat menengah ke bawah. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung.
        Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan utk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.


     
       Beberapa keuntungan menggunakan kabel fiber optic , yaitu : 
        a. Kecepatan jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi. 
        b. Bandwith, Fiber optic mampu membawa paket -paket dengan kapasitas besar. 
        c. Distance yaitu sinyal-sinyal dapat di transmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan               "refresh" atau "diperkuat".
        d. Kabel-kabel fiber optic membutuhkan biaya alternatif murah.


     D. Repeater
          Repeaer adalah sebuah stasiun untuk menerima sinyal yang masuk dan mengirimnya kembali pada frekuensi yang berbeda. Repeater juga sangat berguna untuk komunikasi darurat. Repeater bisa dihubungkan secara seri supaya lebih jauh dan lebih luas jangkauannya . Hal ini juga dapat dilakukan melalui telepon atau koneksi internet. 


     E. Hub
      Fungsinya sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port, sehingga hub disebut juga multiport repeter. Repeater dan hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunaka metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal.

     F. Bridge
         Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja p ada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.

     G. Switch
          Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.

      
         2. Komponen Software

             Sistem operasi diperlukan untuk mengorganisasi seluruh sumber daya yang terdapat dalam jaringan komputer.
      Macam-macam sistem operasi jaringan :
  • Mikrotik OS.
  • Microsoft Windows (Win NT, Win 2000 Server, Win Server 2003).
  • Linux (Redhat, Mandrake, Debian, SUSE, Caldera dll).
  • UNIX.
  • Free BSD.
  • San Solaris.