Kamis, 22 November 2018

PERTEMUAN 6 : JARINGAN SEDERHANA

1. Jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 2 buah Laptop.

2. Jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 5 buah Laptop dan 1 buah switch.


3. Jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 4 buah Laptop dan 1 buah switch.


PERTEMUAN 4 : INSTALASI MEDIA TRANSMISI JARINGAN

  Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

 Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. 


















PERTEMUAN 2 : IP Address dan Subnetting

IP ADDRESS

IP address merupakan alamat dari sebuah kompute yang dibentuk oleh sekumpulan bilangan biner sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 bagian. IP address merupakan sebuah indetitas dari host pada jaringan komputer. IP address yang digunakan untukkeperluan LAN/intranet disebut sebagai IP address local. Sedangkan IP address yang digunakan untuk keperluan internet disebut IP address public.


Pembagian Kelas IP Address:



Jenis IP Address :
IP Publik dan IP Private

• Alamat private tidak disalurkan melalui Internet
• Alamat private:

–10.0.0.0/8 atau 10.0.0.0 to10.255.255.255
–172.16.0.0 /12 atau 172.16.0.0 untuk 172.31.255.255
–192.168.0.0 /16 atau 192.168.0.0 ke 192.168.255.255

Pengguna khusus IPv4 Address
• loopback
127.0.0.0/8 atau 127.0.0.1 ke 127.255.255.254

• link-lokal atau IP Private Automatic Addressing (APIPA)
169.254.0.0/16 atau 169.254.0.1 ke 169.254.255.254









Subnetting Mask :












PERTEMUAN 14 : PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 3

TOPOLOGI




KETENTUAN
  1. Buatlah jaringan komputer sesuai dengan topologi yang telah disediakan.
  2. Pada jaringan tersebut tuangkan sistem keamanan melalui line console dan line vty serta encripsikan password tersebut.
  3. Buatlah banner motd.
  4. Router Interface G0/0 memiliki IP: 192.168.10.1/24.
  5. Router Interface G0/1 memiliki IP: 192.168.11.1/24 dan digunakan sebagai DHCP Server
    1. Excluded 192.168.11.1 192.168.11.40.
    2. Excluded 192.168.11.150 192.168.11.254.
    3. DHCP Pool JARINGAN-KOMPUTER.


PERTEMUAN 13 : ROUTING PROTOCOL

Routing Protocol



Router Memilih Jalur Terbaik

  • Router menggunakan protokol routing statis dan dinamis untuk melakukan remote dan membangun tabel routing mereka.
  • Routing menggunakan tabel routing untuk menentukan jalur terbaik untuk mengirim paket.


Router Memilih Jalur Terbaik
Jalur terbaik yang  dipilih oleh routing protokol ialah berdasarkan nilai atau metrik yang digunakan untuk menentukan jarak untuk mencapai jaringan :
  • Metrik adalah nilai yang digunakan untuk mengukur jarak ke jaringan tertentu.
  • Jalur terbaik ke jaringan adalah jalan dengan metrik terendah.

Protokol routing dinamis menggunakan aturan dan metrik merekasendiri untuk membangun dan memperbarui tabel routing:
  • Routing Information Protocol (RIP) – Hop Count.
  • Open Shortext Path First (OSPF) - Berdasarkan bandwidth kumulatif dari sumber ke tujuan.
  • Enhanced Interior Gateway Routing Protocl (EIGRP) - Bandwidth, delay, load dan reliability.

LOAD BALANCING
Ketika router memiliki dua atau lebih jalur ke tujuan dengan metrik yang sama, maka router meneruskan paket menggunakan kedua jalur yang sama:
  • Load balancing dapat meningkatkan kinerja jaringan.
  • Load balancing dapat dikonfigurasi untuk menggunakan kedua protokol routing dinamis dan statis.


ROUTING STATIC
Routing static dan default routing static dapat dilakukan setelah interface yang terkoneksi ditambahkan ke dalam table routing:
  • Routing static dikonfigurasi secara manual.
  • Routing static harus diperbarui secara manual jika topologi berubah.
  • Mengkonfigurasi Routing static ke dalam jaringan tertentu menggunakan perintah ip route network mask {next-hop-ip |exit-intf}.
  • Mengkonfigurasi default routing static menggunakan perintah ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 {exit-Iintf | next-hop-ip}.
DEFAULT ROUTING STATIC


ROUTING STATIC

ROUTING DINAMIS

  • Routing dinamis digunakan oleh router untuk berbagi informasi tentang reachability dan status jaringan jarak jauh.
  • Digunakan untuk memelihara dan memperbaharui tabel routing mereka secara otomatis.


PROTOKOL ROUTING DINAMIS
IPv4

Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv4 termasuk:
  • EIGRP – Enhanced Interior Gateway Routing Protocol.
  • OSPF – Open Shortest Pat First.
  • IS-IS – Intermediate System-to-Intermediate System.
  • RIP - Routing Information Protocol




PROTOKOL ROUTING DINAMIS
IPv6

Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv6 termasuk:
  1. RIPng (RIP generasi berikutnya).
  2. OSPFv3.
  3. EIGRP untuk IPv6.




Rabu, 21 November 2018

PERTEMUAN 12 : PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 2

Langkah - Langkah Pengerjaan

Praktek ini berdasarkan pertemuan 6 - 9
  1. Klik Hiperlink yang berada di bawah masing-masing gambar.
  2. Isi sesuai instruksi di paket tracer dan perhatikan waktu pengerjaannya (60 Menit ).
  3. Jika sudah menyelesaikan tahap-tahap pengerjan sesuai petunjuk aktivity di paket tracer silahkan Klik Check Results untuk melihat apakah yang diisi sudah benar atau tidak (nilai pengerjaan). Dan reset activity untuk melihat cheklis pengerjaan.

Navigating the IOS




Configuring Initial Switch Setting

Configure Initial Router Setting


Connect Router to a LAN


Konfigurasi Cisco

Nama : Alfiah Nur Hudayani
Nim    : 12162594
Kelas  : 12.5A.02
Jaringan Komputer

https://ngonfig.net/cisco-ios.html
https://ngonfig.net/konfigurasi-dasar-cisco.html